Rabu, 14 April 2010


Bismillahirrahmaanirrahiim 60 Penyakit Hati: [5]MENCINTAI PUJIAN ORANG LAIN "Alhamdulillahirabbil'alamin". Dengan mudah setiap orang dapat mengucapkan kalimat itu. Itulah suatu pujian yang tulus dan murni dari manusia kepada Tuhannya. Adapun pujian antara sesama manusia terikat dengan: 1. penyebab pujian yang sifatnya sementara, 2. Cepat hilangnya sesuatu yang dijadikan pujian 3. Motovasi pujian yang belum tentu ikhlas, dan Cepatnya pujian tersebut menjadi celaan Oleh karena itu, pujian diantara manusia tidak akan ada yang murni sebagai sesuatu perbuatan yang dapat dijadikan tolak ukur atas kebaikan seseorang, dan bahwa orang yang dipuji sudah merebutsimpatinya. Seandainya dia sampai lupa diri dengan pujian itu, berbagai petaka akan merasuk kedalam hatinya. Dia akan buta akan kesalahan dan kekurangan dirinya, serta kekurangan dan kecurangan orang yang memujinya. Akibatnya, kesombongan kian menjadi kepribadiannya. Jika ketiga efek negatif ini tidak disadari,masa kejatuhannya akan semakin dekat. Adapun penyebab timbulnya penyakit hati ingin dipuji orang adalah sebagai berikut: 1. Rasa bangga dengan kesempurnaan yang ada dalam diri, dan menginginkan orang lain mengetahuinya 2. Ambisi seseorang untuk menguasai hati pemujanya. 3. Kecintaan terhadap dunia Disinilah-semuanya.bermuara. Rasulullah Saw bersabda," Mencintai dunia adalah..sumber,-kesalahan" Berikut ini beberapa langkah yang dapat menyelamatkan hati manusia dari penyakit ini: 1. :Selalu ingat akan bahaya mencintai pujian dari orang lain. 2. Senantiasa ingat bahwa di balik segala pujian ada sesuatu yang terkadang dapat mencelakakan diri. 3. Meyakini bahwa pujian yang sebenarnya hanyalah dari Allah, yaitu pada setiap hari ketika kita selamat dari perbuatan dosa, banyak melakukan amal saleh, dan tatkala bangkit dari kubur dengan tenang pada saat orang lain sedang bingung menghadapi pengadilan Yang Maha Adil. 4. Melakukan latihan mental dengan membiasakan pekerjaan-pekerjaan yang bernilai rendah di mata manusia. Dengan cara ini, hati akan luput dari hal-hal yang dapat mengundang pujian orang. 5. Meluruskan niat dalam setiap amal: hanya semata-mata karena Allah. 6. Menyadari bahwa tidak seorang pun memiliki kesempurnaan, sehingga tidak ada yang pantas mendapat pujian. Maka jika dihati kita ter- betik perasaan ingin dipuji manusia, segeralah beristighfar karena itu adalah benih-benih kesombongan diri padahal kesombongan adalah atribut yang hanya pantas dikenakan Allah. 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails